Friday, April 22, 2016

Kategori:

Pengertian ISO 8583

tips

Tobi Web ID Tempatnya Cari Source Code Toko Online, Source Code Aplikasi PHP, Berbasis PHP dan MySQl, Source code CodeIgniter, Pengelolaan Data dengan Codeigniter, Contoh Program dengan PHP, Source Code eCommerce, Source Code dengan Laravel, cek source code website, source code toko online, source code toko online dengan php mysql

Pengertian ISO 8583

Apa itu ISO 8583 ? ISO 8583 ini adalah sebuah standart internasional untuk transaksi finansial. Dan standart atau protokol ini sudah sejak lama digunakan oleh perbankan untuk menjembatani komunikasi-nya (walaupun tidak menutup kemungkinan pihak selain bank menggunakan protokol ISO 8583), dengan adanya sebuah standart komunikasi seperti ini maka tidak menutup kemungkinan transaksi dapat tetap dilakukan antar pihak yang terkait walaupun menggunakan sistem atau bahasa pemrograman yang berbeda.

Penggunaan ISO 8583 ini dapat kita lihat secara nyata yaitu pada mesin-mesin EDC seperti dibawah ini :

Kepanjangan mesin EDC adalah Electronic data capture. Mesin EDC adalah sebuah mesin yang sering kita jumpai dan biasanya tersedia di tempat loket pembayaran atau kasir yang disediakan oleh outlet-outlet, supermarket, mall, hotel dan lain sebagainya
ISO 8583 juga merupakan sebuat format data yang diakui dan digunakan secara internasional yang digunakan untuk transaksi keuangan. ISO 8583 terdiri dari tiga komponen yakni MTI, Bitmap, dan Data Elements.

Tiga komponen Iso 8583

1. MTI (Message Type Indicator)
Messegae Type Indicator adalah 4 digit karakter yang digunakan sebagai penanda awal dari message utama ISO 8583.
2. Bitmap
Bitmat adalah 8 bytes data binari atau 16 digit nilai hexadecimal yang digunakan sebagai penanda bit-bit atau data element mana saja yang aktif. (16 digit disini merupakan panjang standart dari Primary Bitmap saja, silahkan lihat penjelasan pada bab tentang Bitmap).
3. Data Element (DE)
Element (DE) adalah bit-bit yang berisi informasi yang sebenarnya pada transaksi itu sendiri.

Teori untuk memparsing ISO 8583

Misalkan sebuah perusahaan penyedia layanan pembayaran online PLN menerima ISO Message dari bank berupa:
“080082200000800000000400000000000000000000590100000103123001”

1. 4 karakter pertama adalah MTI (Message Type Indicator). Setiap karakter MTI memiliki definisi masing-masing.

a. Karakter ke 1 = Menyatakan versi dari ISO 8583. Pada umumnya di Indonesia masih menggunakan versi 0 tahun 1987.

b. karakter ke 2 = Menyatakan jenis messagenya adalah financial message (x2xx) atau reversal message (x4xx) atau network message (x8xx).

c. karakter ke 3 = Menyatakan jenis messagenya adalah message request (xx0x, xx2x) atau hasil reply (xx1x, xx3x); selain itu juga mengartikan bahwa apakah pesan ini sifatnya advice atau bukan.

d. karakter ke 4 = Menyatakan bahwa jenis message tersebut adalah message yg dikirim ulang (xxx1) atau message original(xxx0).

e. Dari contoh di atas, 4 karakter awal adalah 0800 yang artinya message ini adalah Network Message, request dan original (bukan repeat).

2. 16 atau 32 karakter setelahnya adalah bilangan Hexa, yang akan jika dikonversi menjadi bilangan binary akan menghasilkan lokasi bit (BitMap) pada message. Jadi tepatnya berapa karakter yang harus diambil ? Jawabannya adalah :

a. Ambil 1 karakter pertama dari 82200000800...., yaitu 8 (dan ini adalah bilangan hexa bukan decimal).
b. Konversi menjadi bilangan binary; 8 (hexa) dikonversi menjadi binary yaitu 1000 (binary); jika karakter pertama dari bilangan binary tersebut adalah 1 artinya harus di ambil 32 karakter dari message, jika 0 artinya hanya 16 karakter yang diambil dari message.

3. Ekstrak nilai dari bit yang aktif dengan format dan atribut yang sudah disepakati.

Dari keseluruhan ISO Message, kini kita akan memparsing sesuai dengan contoh dokumen ISO di atas. Dan sisa data/string yang akan kita parsing yaitu ISO Message :
080082200000800000000400000000000000000000590100000103123001

MTI         : 0800
 Bit Map     : ....82200000800000000400000000000000
 Sisa        : ....................................000000590100000103123001

a. bit 1 = Bit Map; sudah di lakukan diatas.
b. bit 7 = panjangnya fix 10 karakter (n 10) bernilai numeric. Nilainya = 0000005901. Kini sisanya adalah 00000103123001
c. bit 11 = panjangnya fix 6 karakter (n 6) bernilai numeric(n). Nilainya = 000001. Kini sisanya adalah 03123001
d. bit 33 = LLVAR, artinya ambil 2 (LL) karakter pertama yaitu 03 sebagai panjang karakter yang akan dipotong pada karakter selanjutnya; Sisanya sekarang adalah 123001. n ..11, artinya nilainya berupa numeric, dan panjang maksimalnya adalah 11 karakter. 3 karakter nilai selanjutnya adalah 123. Kini sisanya adalah 001
e. bit 70 = panjangnya fix 3 karakter (n 3) bernilai numeric(n). Nilainya = 001.

4. Hasil parsing dari ISO Message

080082200000800000000400000000000000000000590100000103123001
Adalah :

MTI    = 0800 (Network message Request)
bit 1  = 82200000800000000400000000000000
bit 7  = 0000005901
bit 11 = 000001
bit 33 = 123
bit 70 = 001

Tobi Muhammad

Author & Editor

Tobi (Muhammad Tobi) adalah seorang Tukang Masak di perusahaan startup, suka sekali menulis dan mempelajari source code open source lisensi GNU di Github dll. Bisa pemrogramman web karena sering belajar dari contoh program yang ada di Github dll. Anak desa yang hanya lulusan Paket C.

0 comments:

Post a Comment

 

News Letters

Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

Copyright © Tobi Web™